FAQ : VSI menggunakan sistem bonus dari rekrut member baru. Sudah jelas ada kelebihan biaya pendaftaran 275 ribu itu yang dijadikan sebagai bonus dan ini jelas dalam APPLI sudah dikatakan money games. Dalam islam ini disebut memakan harta saudara sendiri dan haram. tolong jelaskan.
Jawab,
biaya pendaftaran 275rb adalah harga 1 HAK USAHA. Hak Usaha dalam VSI sama dengan toko/loket virtual. Yang artinya kita bisa saja membuka 1, 3, 5 atau 31 toko sesuai dengan kemampuan keuangan masing-masing.
"money game menurut fatwa DSN MUI No. 75/DSN MUI/VII/2009 adalah kegiatan penghimpunan dana masyarakat atau penggandaan uang dengan praktik memberikan komisi dan bonus dari hasil perekrutan/pendaftaran mitra usaha yang baru/bergabung kemudian, dan BUKAN DARI HASIL PENJUALAN PRODUK, atau dari hasil penjualan produk namun PRODUK YANG DIJUAL HANYA KAMUFLASE atau tidak mempunyai mutu/kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan."
Apa Produk VSI ? Hak Usaha Veritra Pay : jasa all Payment yang dikenal di dunia digital modern sebagai Brachless Banking.
Soal mutunya tidak perlu diragukan lagi, yaitu lembaga keuangan yang setara dengan BANK. Legal dan bisa dipertanggungjawabkan secara Hukum.
Bonus yang diperoleh dari VSI bagi orang luar yang tidak mengerti sistem kerja VSI memang kelihatannya seperti bonus rekrut member. tapi sebenarnya bonus itu diperoleh dari KOMISI PENJUALAN, karena kita berhasil mereferensikan ke orang untuk menggunakan Vpay. kita akan mendapat komisi setelah seseorang resmi menjadi pengguna Vpay.
Tentang biaya pendaftaran, banyak yang masih berhitung dan menanyakan selisih/kelebihannya. Saya terus terang heran dengan cara berpikirnya.
Cashback itu cuma bonus. Uang pendaftaran itu, kita beli Hak Usaha. Ikutan perusahaan VSI untuk jualan. Sama saja beli franchise. Beli TOKO ONLINE VIRTUAL.
Tahu gak berapa harga franchise makanan gerobak yang belum tentu juga ketika kita yang jual sama larisnya dengan pemilik asli? Puluhan hingga ratusan juta. Kok gak ada yg ribut? Mau-mau saja tuh beli. Dianggap wajar saja dan gak menuai komen serta kontroversi. Yang dijual-beli PADAHAL CUMA BRAND perusahaan, dan itu gak murah.
VSI franchisenya cuma 275rb. segitu mah obral abis-abisan. Karena memang tujuannya adalah pemerataan ekonomi, agar masyarakat menengah ke bawahpun mampu berusaha di dunia online dengan modal murah.
Sebenarnya pihak Manajemen VSI bahkan mengajukan harga Hak Usaha yang lebih mahal dibanding sekarang, namun TIDAK DIIZINKAN oleh Ustad Yusuf Mansur.
Kebayang gak berapa harga hak Usaha loket PPOB, Tour Travel, dll? Sana gogling dulu diinternet baru komen negatif ke VSI.
Kebayang gak kalau kita mau ikut jualan seperti minimarket yang menjamur itu? Berapa ratus juta harus keluar untuk dapat lisensi franchisenya saja?
Lalu tentang kalimat : dalam Islam, memakan harta saudaranya adalah haram.
MAKAN HARTA SAUDARA SENDIRI.
Pernah lihat iklan di TV gak? Artisnya dibayar mahal gak? Perusahaan pembuat iklannya dibayar gak? TV yang menayangkan iklan dibayar gak?
Milyaran biayanya. Siapa yang nanggung? Ya konsumen lah. Karena semua biaya itu DITAMBAHKAN KE HARGA PRODUK.
Kenapa perusahaan mau keluar duit banyak untuk marketing/promo? Lah kalau gak diiklanin emang bakal ada yang beli?
Misal kita punya produk bagus, keren, tapi kala diam saja gak ada yang tau, bakal laku gak? Bakal ada yang beli gak? Bisa menghasilkan duit gak?
Di VSI ini bintang iklan, perusahaan iklan, TV-nya adalah teman-teman member. Yang rela cerita sana sini tentang VSI, rela keluar duit buat cetak brosur, biaya internet utk update status FB tentang VSI. keluar duit buat beli web support dsb dsb. Pantas gak kalau perusahaan mengasih komisi ketika kemudian ada pendaftaran member lewat promosi dia, ibaratnya ada penjualan ya ada pemasukan.
Ilustrasi sederhananya : VSI bilang ke anda, ayo tolong saya jual Hak Usaha Vpay ini...!
Terus anda tanya pada VSI, berapa harganya?
VSI jawab 275rb per Hak Usaha. tapi sebelum menjualkan, lebih baik kamu beli dulu Hak Usaha ini untuk kamu sendiri.
Kenapa? Kok mesti ikut duluan sih?!
VSI jawab, sebab jika kamu jual sekarang, maka semua laba Toko Virtual itu akan jadi milik saya. Sedangkan kalau kamu sudah punya Toko itu, silahkan semua yang beli akan jadi pelanggan kamu dan otomatis menghasilkan laba buat kamu juga.
Oke jawab anda lalu jual ke satu orang.
Nah waktu si pembeli dan anda datang untuk membayar uang Hak Usaha itu, VSI bilang : makasih ya sudah mau masarin Vpay saya. Tapi saya gak mau ambil untung banyak-banyak. Nih 50rb buat anda yang sudah bantu jual. Dan ini buat yg sudah beli Vpay saya kasih bonus Habspro atau buku plus kuliah online 1jt!
Haa?!
Pastilah anda dan si pembeli serempak nanya : Lho VSI, anda sendiri dapat apa?
VSI jawab : saya cari uang dari Vpay yang kalian gunakan. Kalau saya dapat untung maka dari keuntungan itu kita bagi-bagi ya. sedikit buat saya, sedikit buat anda yang gunakan Vpay, dan sedikit buat anda yg promosikan Vpay.
Got it?
Subhanallah, cuma ustad Yusuf Mansur yg rela bagi-bagi! yang lain sih dimakan sendiri..!
Jawab,
biaya pendaftaran 275rb adalah harga 1 HAK USAHA. Hak Usaha dalam VSI sama dengan toko/loket virtual. Yang artinya kita bisa saja membuka 1, 3, 5 atau 31 toko sesuai dengan kemampuan keuangan masing-masing.
"money game menurut fatwa DSN MUI No. 75/DSN MUI/VII/2009 adalah kegiatan penghimpunan dana masyarakat atau penggandaan uang dengan praktik memberikan komisi dan bonus dari hasil perekrutan/pendaftaran mitra usaha yang baru/bergabung kemudian, dan BUKAN DARI HASIL PENJUALAN PRODUK, atau dari hasil penjualan produk namun PRODUK YANG DIJUAL HANYA KAMUFLASE atau tidak mempunyai mutu/kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan."
Apa Produk VSI ? Hak Usaha Veritra Pay : jasa all Payment yang dikenal di dunia digital modern sebagai Brachless Banking.
Soal mutunya tidak perlu diragukan lagi, yaitu lembaga keuangan yang setara dengan BANK. Legal dan bisa dipertanggungjawabkan secara Hukum.
Bonus yang diperoleh dari VSI bagi orang luar yang tidak mengerti sistem kerja VSI memang kelihatannya seperti bonus rekrut member. tapi sebenarnya bonus itu diperoleh dari KOMISI PENJUALAN, karena kita berhasil mereferensikan ke orang untuk menggunakan Vpay. kita akan mendapat komisi setelah seseorang resmi menjadi pengguna Vpay.
Tentang biaya pendaftaran, banyak yang masih berhitung dan menanyakan selisih/kelebihannya. Saya terus terang heran dengan cara berpikirnya.
Cashback itu cuma bonus. Uang pendaftaran itu, kita beli Hak Usaha. Ikutan perusahaan VSI untuk jualan. Sama saja beli franchise. Beli TOKO ONLINE VIRTUAL.
Tahu gak berapa harga franchise makanan gerobak yang belum tentu juga ketika kita yang jual sama larisnya dengan pemilik asli? Puluhan hingga ratusan juta. Kok gak ada yg ribut? Mau-mau saja tuh beli. Dianggap wajar saja dan gak menuai komen serta kontroversi. Yang dijual-beli PADAHAL CUMA BRAND perusahaan, dan itu gak murah.
VSI franchisenya cuma 275rb. segitu mah obral abis-abisan. Karena memang tujuannya adalah pemerataan ekonomi, agar masyarakat menengah ke bawahpun mampu berusaha di dunia online dengan modal murah.
Sebenarnya pihak Manajemen VSI bahkan mengajukan harga Hak Usaha yang lebih mahal dibanding sekarang, namun TIDAK DIIZINKAN oleh Ustad Yusuf Mansur.
Kebayang gak berapa harga hak Usaha loket PPOB, Tour Travel, dll? Sana gogling dulu diinternet baru komen negatif ke VSI.
Kebayang gak kalau kita mau ikut jualan seperti minimarket yang menjamur itu? Berapa ratus juta harus keluar untuk dapat lisensi franchisenya saja?
Lalu tentang kalimat : dalam Islam, memakan harta saudaranya adalah haram.
MAKAN HARTA SAUDARA SENDIRI.
Pernah lihat iklan di TV gak? Artisnya dibayar mahal gak? Perusahaan pembuat iklannya dibayar gak? TV yang menayangkan iklan dibayar gak?
Milyaran biayanya. Siapa yang nanggung? Ya konsumen lah. Karena semua biaya itu DITAMBAHKAN KE HARGA PRODUK.
Kenapa perusahaan mau keluar duit banyak untuk marketing/promo? Lah kalau gak diiklanin emang bakal ada yang beli?
Misal kita punya produk bagus, keren, tapi kala diam saja gak ada yang tau, bakal laku gak? Bakal ada yang beli gak? Bisa menghasilkan duit gak?
Di VSI ini bintang iklan, perusahaan iklan, TV-nya adalah teman-teman member. Yang rela cerita sana sini tentang VSI, rela keluar duit buat cetak brosur, biaya internet utk update status FB tentang VSI. keluar duit buat beli web support dsb dsb. Pantas gak kalau perusahaan mengasih komisi ketika kemudian ada pendaftaran member lewat promosi dia, ibaratnya ada penjualan ya ada pemasukan.
Ilustrasi sederhananya : VSI bilang ke anda, ayo tolong saya jual Hak Usaha Vpay ini...!
Terus anda tanya pada VSI, berapa harganya?
VSI jawab 275rb per Hak Usaha. tapi sebelum menjualkan, lebih baik kamu beli dulu Hak Usaha ini untuk kamu sendiri.
Kenapa? Kok mesti ikut duluan sih?!
VSI jawab, sebab jika kamu jual sekarang, maka semua laba Toko Virtual itu akan jadi milik saya. Sedangkan kalau kamu sudah punya Toko itu, silahkan semua yang beli akan jadi pelanggan kamu dan otomatis menghasilkan laba buat kamu juga.
Oke jawab anda lalu jual ke satu orang.
Nah waktu si pembeli dan anda datang untuk membayar uang Hak Usaha itu, VSI bilang : makasih ya sudah mau masarin Vpay saya. Tapi saya gak mau ambil untung banyak-banyak. Nih 50rb buat anda yang sudah bantu jual. Dan ini buat yg sudah beli Vpay saya kasih bonus Habspro atau buku plus kuliah online 1jt!
Haa?!
Pastilah anda dan si pembeli serempak nanya : Lho VSI, anda sendiri dapat apa?
VSI jawab : saya cari uang dari Vpay yang kalian gunakan. Kalau saya dapat untung maka dari keuntungan itu kita bagi-bagi ya. sedikit buat saya, sedikit buat anda yang gunakan Vpay, dan sedikit buat anda yg promosikan Vpay.
Got it?
Subhanallah, cuma ustad Yusuf Mansur yg rela bagi-bagi! yang lain sih dimakan sendiri..!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar